Vol. 2 No. 2
2025
September-Desember 2025
Total Articles: 2 Total Pages: 18
Issue Coverage: 10 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (10)
-
Articles
-
Integrated Entrepreneurship Guidance for Students of Al-Furqon Bondowoso Vocational School in Creating Productive and Independent Young Entrepreneurs
Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.70437/dinamika.v2i2.21 | Check in Google Scholar
This study addresses the low entrepreneurial readiness among vocational education students, a condition that persists despite the increasing national demand for young entrepreneurs. This gap is evident in the lack of practical skills such as identifying business opportunities, calculating production costs, and effectively marketing products. The aim of this study was to strengthen students' entrepreneurial capacity through an integrated mentoring model tailored to their learning context at SMK Al-Furqon Bondowoso, Indonesia. The method used was a community-based training approach that included seminars, workshops, coaching, and hands-on practice during a three-day intervention (January 4-6, 2026). The findings indicate an increased understanding of entrepreneurial concepts, competency in calculating production costs, pricing, and profit margins, and improvements in designing basic marketing strategies using offline and online media. Participants also demonstrated a shift in attitudes toward entrepreneurship as a viable career path that can be planned as early as possible. The study concludes that context-responsive mentoring can bridge the gap between theoretical knowledge and practical application in vocational settings and has the potential to be replicated to support entrepreneurship development in similar institutions at the secondary education level. These findings also emphasize the importance of an entrepreneurial empowerment model for the younger generation.
-
Focus Group Discussion dan Pelatihan Model Pembelajaran AGGA (Apperception, Grouping, Game, Appreciation) Berbasis Kearifan Lokal Gurindam 12 di Bangkinang, Kabupaten Kampar
Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.70437/dinamika.v2i2.30 | Check in Google Scholar
Praktik pembelajaran di sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK) di Bangkinang, Kabupaten Kampar masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, sementara kearifan lokal Melayu Riau seperti Gurindam 12 karya Raja Ali Haji belum banyak diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru TK dalam menerapkan model pembelajaran AGGA (Apperception, Grouping, Game, Appreciation), yaitu model kooperatif berbasis sintaks STAD dan TGT yang memadukan nilai-nilai Gurindam 12 untuk menstimulasi kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi anak usia 5-6 tahun. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap utama, yaitu Focus Group Discussion (FGD) bersama dosen pembimbing dan guru untuk menajamkan rancangan model, dan pelatihan penerapan sintaks model AGGA bagi guru model di empat TK mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa FGD berhasil merumuskan pemilihan lima pasal Gurindam 12 yang relevan dengan tema pembelajaran, sementara pelatihan meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menjalankan sintaks model, yang tercermin dari peningkatan konsisten keterlaksanaan pembelajaran dari pertemuan pertama hingga pertemuan kelima pada seluruh lokasi uji coba, dengan capaian akhir berada pada kategori Praktis hingga Sangat Praktis.
-