Implementasi Kuliah Kerja Dakwah dalam Edukasi Bahaya Judi Online di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar

Authors

  • Azhar Pulungan Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Endang Conik Pebruani Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Misra Netti Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Fariz Satria Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Sugandi Sugandi Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Syawal Ade Saputra Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Yuda Apriandi Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Fabien Oneil Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Yogi Tri Kumoro Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Firman Sahriadi Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Syafrinaldi Syafrinaldi Institut Agama Islam Lukman Edy Author
  • Fitrian Maulana Institut Agama Islam Lukman Edy Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/qbjskb50

Keywords:

Bahaya judi online, sosialisasi masyarakat, kecanduan judi daring, dampak judi pada keluarga, stabilitas sosial

Abstract

Program Kuliah Kerja Dakwah (KKD) di Desa Kubang Jaya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya judi online. Judi online, yang semakin marak di tengah perkembangan teknologi, dapat menyebabkan kerugian finansial, gangguan kesehatan mental, dan merusak keharmonisan rumah tangga. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai dampak negatif judi online terhadap kehidupan sosial dan keluarga, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Program ini mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi tanda-tanda kecanduan judi serta solusi untuk mencegahnya. Evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga dan dampak buruk judi online. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan risiko perjudian daring dan lebih mampu menjaga stabilitas sosial dan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.). Washington, DC: American Psychiatric Publishing.

Anwar, S., & Rahman, A. (2020). Dampak Negatif Judi Online terhadap Kesejahteraan Keluarga. Jurnal Psikologi Sosial, 15(2), 123-135.

Departemen Sosial Republik Indonesia. (2019). Laporan Tahunan Penanggulangan Perjudian di Indonesia. Jakarta: Kementerian Sosial.

Gainsbury, S. M., Hing, N., & Suhonen, N. (2014). Professional Help-seeking for Gambling Problems: Awareness, Barriers and Motivators for Treatment. Journal of Gambling Studies, 30(2), 503-519. doi:10.1007/s10899-013-9373-x.

Gainsbury, S. M., Russell, A., Hing, N., Wood, R., Lubman, D., & Blaszczynski, A. (2015). The Prevalence and Determinants of Problem Gambling in Australia: Assessing the Impact of Interactive Gambling and New Technologies. Psychology of Addictive Behaviors, 29(3), 766-777. doi:10.1037/adb0000104.

Griffiths, M. D. (2003). Internet Gambling: Issues, Concerns, and Recommendations. CyberPsychology & Behavior, 6(6), 557-568. doi:10.1089/109493103322725333.

Hidayati, N., & Sutanto, B. (2021). Pengaruh Perjudian Online terhadap Stabilitas Sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 12(1), 45-58.

Hing, N., Russell, A. M. T., Vitartas, P., & Lamont, M. (2016). Demographic, Behavioural and Normative Risk Factors for Gambling Problems Amongst Sports Bettors. Journal of Gambling Studies, 32(2), 625-641. doi:10.1007/s10899-015-9541-7.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Laporan Perkembangan Teknologi dan Penggunaannya dalam Aktivitas Masyarakat. Jakarta: Kemenkominfo.

Korn, D. A., & Shaffer, H. J. (1999). Gambling and the Health of the Public: Adopting a Public Health Perspective. Journal of Gambling Studies, 15(4), 289-365. doi:10.1023/A:1023005115932.

Ministry of Communication and Information Technology, Republic of Indonesia. (2022). Report on Technological Advancements and Their Use in Community Activities. Jakarta: Ministry of Communication and Information Technology.

Pemerintah Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. Jakarta: Pemerintah RI.

Petry, N. M., & Weinstock, J. (2007). Internet Gambling is Common in College Students and Associated with Poor Mental Health. Journal of Gambling Studies, 23(3), 283-293. doi:10.1007/s10899-007-9050-9.

Supriyanto, E. (2018). Strategi Pencegahan Kecanduan Judi Online di Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Utami, S., & Prasetyo, A. (2023). Evaluation of the Online Gambling Awareness Program in Kubang Jaya Village. Journal of Community Service, 10(3), 201-215.

Wardle, H., Moody, A., Griffiths, M., Orford, J., & Volberg, R. (2011). Defining the Online Gambler and Patterns of Behaviour Integration: Evidence from the British Gambling Prevalence Survey 2010. International Gambling Studies, 11(3), 339-356.

Downloads

Published

2024-09-08

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pulungan, A., Pebruani, E. C. ., Netti, M. ., Satria, F., Sugandi, S., Saputra, S. A., Apriandi, Y., Oneil, F., Kumoro, Y. T., Sahriadi, F., Syafrinaldi, S., & Maulana, F. (2024). Implementasi Kuliah Kerja Dakwah dalam Edukasi Bahaya Judi Online di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 37-52. https://doi.org/10.70437/qbjskb50

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.